Megamix Video Militia Vol. 1

Kompilasi video pada bagian satu Megamix Militia ini mengumpulkan atau memulung karya-karya video hasil remix yang diunggah di situs YouTube oleh user dari Indonesia. Seri perdana ini mencoba melihat perilaku kreatif masyarakat dalam menyikapi teknologi internet yang berkembang sangat cepat dan aksesibilitasnya yang semakin mudah. Disamping itu, pemahaman dan penguasaan produksi video amatir pun telah menjadi sebuah praktik kreatif yang umum dilakukan oleh masyarakat, terutama dari golongan usia muda. Situs video populer YouTube juga telah menjadi salah satu situs utama yang dikonsumsi (baik pasif maupun aktif) dan hal ini ditunjang pula dengan tersedianya aplikasi YouTube di ponsel smart-phone yang banyak dimiliki oleh masyarakat di Indonesia.

Dari hasil penulusuran video-video remix yang diunggah oleh user lokal ini, tema humor atau komedi yang paling banyak digunakan. Ada yang berupa kritik sosial-politik hingga hanya sekedar lelucon belaka. Dubbing (sulih suara) adalah model yang paling banyak ditemui, terutama sulih-suara dalam bahasa Jawa. Sulih-suara pada video musik dan cuplikan film yang paling sering diolah oleh para ‘videomaker’ amatir ini. Pada awal tahun 2010, masih banyak dijumpai video sulih-suara dari film Downfall. Namun pada medio 2010, hampir seluruh video tersebut dihapus oleh YouTube. Remix atas film ini mulai muncul kembali namun dalam metode yang berbeda, yaitu pada penambahan atau penterjemahan subtitle. Metode mash-up sepertinya kurang populer, mungkin dikarenakan proses pengerjaannya yang lebih sulit. Album foto/gambar dalam format video dan disertai lagu juga banyak ditemui.

Seluruh karya video yang termuat dalam kompilasi ini menggunakan materi video, gambar/foto dan lagu tanpa seizin dari pencipta karya asli atau pemegang hak cipta resmi. Video-video ini juga tidak semuanya diungunggah oleh pencipta remixnya. Feature video editor di YouTube justru mempermudah user melakukan remix atas materi video, foto/gambar dan lagu secara ilegal. Biar bagaimanapun, legal atau ilegal, video remix amatir dalam kompilasi ini menunjukkan kreativitas dalam olah video pada masyarakat luas di Indonesia dan bahkan tak jarang digunakan untuk menyampaikan pesan atau kritik yang positif.

Untuk itu, apakah sistem hak cipta konvensional yang sangat mengikat saat ini masih layak untuk diterapkan di jaman dimana sudah tidak ada yang ‘baru’ ini? Apakah operasi pemberantasan pembajakan mampu meningkatkan kreativitas yang dihasilkan atas karya cipta hasil dari saling berbagi bersama?

Playlist:
1. hendra5150 “Metallica Mengklaim Lagu Rhoma Irama”

video sulih-suara ini memadukan cuplikan video live dari Metallica dengan lagu ciptaan Rhoma Irama.
2. prominababy “Al Izhar Indonesia – SIOMAY SPARTA !!!!!”
video sulih-suara dari cuplikan film 300 yang dibuat oleh siswa SMU Al-Azhar Jakarta dan diunggah oleh teman mereka. Video ini di re-upload oleh banyak user lainnya.
3. shintajojo “shinta and jogo – Keong Racun”
webcam, laptop dan modem usb telah melahirkan perilaku baru dalam dunia video. Setiap orang dengan mudah mampu melakukannya. Salah satu yang paling populer adalah bernyanyi karaoke didepan laptop dan merekamnya.
4. mahacon “STORMTROOPER & DARTH VADER KEONG RACUN”
video Keong Racun milik Shinta dan Jojo yang sangat populer memicu orang lain untuk membuat hal yang serupa dengan pendekatan kreativitas yang berbeda. Video ini justru dibuat dengan tingkat produksi yang lebih profesional.
5. polittika “Tanggapan Hitler Terhadap Album Ketiga SBY”
user bernama polittika mengunggah video-video bertema politik dan rata-rata diambil dari televisi. Video ini satu-satunya video remix yang diunggahnya. Metode yang digunakan adalah menambahkan subtitle dengan tema dialog yang berbeda dari dialog aslinya.
6. disasterhead “Individual Distortion – War”
sebuah musik video dengan metode mash-up yang menggunakan potongan-potongan video temuan. disasterhead adalah personel dari band Individual Distortion.
7. dongkrax99 “nirvana versi jowo”
video sulih-suara dalam bahasa Jawa gaya Surakarta. Video aslinya yang menampilkan ketegangan emosi antara Nirvana dan kru program acara televisi ini digubah menjadi komedi yang satir.
8. onogosip “OnoGosip – Debat Capres -Malam kebangkitan kaum Demokrat”
video ini menggunakan metode kolase dan merubah tema cerita melalui subtitle. Sebuah komedi berbau kritik politik.
9. titiid “Garnet Band – Cinta Sepenuh Hati”
Garnet Band adalah sebuah band fiktif yang sangat populer di situs forum terbesar di Indonesia Kaskus. Lagu yang digunakan dalam video ini bukan ciptaan band tersebut. Video musik ini dibuat dengan menggunakan fitur pada program olah video dimana user membuat video dari kumpulan foto/gambar dan menggabungkannya dengan lagu.
10. dodysaurus “spongebob bahasa jawa Gara gara TV”
video sulih-suara dalam bahasa Jawa ini dibuat oleh user yang bekerja disebuah rumah produksi video di Surakarta. Setelah video ini populer di YouTube, rumah produksi ini makin giat membuat video-video remix sulih-suara lainnya.


3 responses so far, want to say something?

  1. XEROXED » Megamix Video Militia Vol. 1 says:

    […] Baca lebih lanjut tentang proyek ini di situs Megamix Militia Share and Enjoy: […]

  2. garnet lovers says:

    sing siomay sparta kok raono mas bro??

  3. Admin says:

    @garnet lover: iya nih, padahal playlist di youtube nya ada lho dan copy embed code-nya jg udah bener tapi tetep ga mau muncul disini.

    cek aja deh playlist nya yg di youtube:
    http://www.youtube.com/view_play_list?p=479FCB80E8A97823

    kali aja bisa bantu

Leave a Reply

NGC 6543: The Cat's Eye Nebula ReduxGPN-2003-000006GPN-2002-00098GPN-2009-00079GPN-2009-00051GPN-2009-00083GPN-2009-00082